Kamis, 01 November 2018

Puisi tentang Ibu

"KASIH~SAYANG BUNDA"
oleh: Risca Nanda Fontia

Alunan melodi yang beralun dikala malam, Kau senandungkan dengan suara sayup.
Tepukan gendang yang beriring, membuatku kembali menutup mata.
Atap yang bocor, membuat tubuhku basah kedinginan.
Kau kembali menatap dunia buta dikala itu.
Kupu-kupu malam pun, semakin banyak berkeliaran.
Hingga membuatmu terus menatap dunia.
Seiring mengalirnya waktu dan beranjaknya masa,
Kini, aku tak membutuhkanmu untuk menepuk gendang,
Aku tak ingin lagi mendengar alunan melodi,
Bahkan aku bisa membunuh kupu-kupu malam itu dengan tanganku sendiri.
Aku tau, tak peduli kecil atau besar, kau selalu menyayangiku.
Tapi tidak lagi, kini semua telah terbalik. Dahulu kau yang merawatku,
Bergadang hingga fajar menyapa. Kini, biarkan aku yang melakukan semua itu.
Meski, kasih sayang yang kuberi dihari tuamu, tak dapat terbayar sewa lelapmu dulu.
Meski, bercucuran keringat ini demi merawatmu, tak dapat terganti setetes airmatamu
Yang tercurah saat kusakit dikala itu.
Meski, kuberi milyaran rupiah yang kumiliki,
Tak dapat kuluruskan kembali guratan diwajahmu, Karena sungguh lelahnya kau.
Bahkan kasih sayangmu tak serupa dengan apa yang aku miliki di dunia ini.
Terimakasih atas kasih serta sayangmu padaku.

Aceh, 22 Januari 2018

1 komentar:

  1. Best Online Casinos with the Best Coin Casino Bonus
    Discover 카지노 the best online casinos with worrione the best Coin Casino Bonus. Claim the Best Coin Casino Bonus and start enjoying the fun of it at your 인카지노 own

    BalasHapus

Kisah Nyata "Terbitlah Kala"

Bahagia? Sebuah mimpi yang sedang aku usahakan 14 tahun silam untuk menjadi sebuah nyata. Sebut saja namaku kala, kelas 5 SD pahitnya hidup ...