Senin, 26 Februari 2018

Puisi sedih

HARU BIRU LANGIT HITAM
Oleh: Risca Nanda Fontia

Haru biru langit hitam
Menghujam  bangunan tua di kala fajar hingga senja.
Dulu, kau berkata pelangi akan segera muncul terbentang.
Tapi nyatanya badai datang mengguncang semesta.
Dulu, kau berjanji sehidup semati,
Sampai akhirnya aku, kau tinggal pergi.
Pernah terlintas sebuah katamu dulu, kita akan selalu bersama.
Namun nyatanya, langit kembali membiru beku,
Serta menangis tersedu.
Kau bukan yang terbaik,
Bukan pula yang terindah.
Karena yang terindah tidak akan menjadi bekas.

Aceh, 23 Februari 2018




Biodata penulis
Fontiasca Aleazim Atj adalah nama pena dari Risca Nanda Fontia yang terlahir di Pontianak Kalimantan Barat. Ia seorang Mahasiswi Iain Lhokseumawe jurusan pendidikan Bahasa Inggris semester 2


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Nyata "Terbitlah Kala"

Bahagia? Sebuah mimpi yang sedang aku usahakan 14 tahun silam untuk menjadi sebuah nyata. Sebut saja namaku kala, kelas 5 SD pahitnya hidup ...