Sabtu, 13 Januari 2018

Puisi Kolaborasi Aceh-Sumenep

                                BEGITU MESTERI
                                      oleh: A.R

Seakan tiada kata lagi untuk kuucapkan
Renta kukuatanku hingga merasuk angan
Yang ada hanya senyum dalam pejam mataku
Entah itu siapa, aku tak tahu

Seringkali rindu menyusup dalam kalbu
Tapi entah dia siapa
Mungkin hanya sebuah ilusi,
Sekedar mimpi seolah nyata

Apa yang dapat aku lakukan?
Sedang menyapanya aku tak bisa
Hanya gelisah yang meronta merana

Apa yang dapat aku lakukan?
Sedang menatapnya aku tak mampu
Hanya dalam kesendirian aku berseru

Salahkah bila kumiliki segenggam perasaan?
Huh, biarlah kukubur rasa ini, lalu menjadi tempat perziarahan

Dan biarkan semua menabur bunga-bunga bahagia
Dengan puja-puja cinta, atau seutas doa

Namun mengertikah mereka
Tahukah bahwa cinta sejati tak akan pernah mati
Ia tak terbatas ruang dan waktu, tak terlihat oleh penglihatan mata
Ya, semua hanya bisa merasakan dengan nurani

Bahkan angan, terkadang tak mampu memahami apa itu cinta
Sungguh begitu mesteri adanya
Hanya suatu ungkapan
Namun begitu sulit, tak bisa terlukiskan

Hati ini menangis
Sungguh semakin membengis
Hanya dapat kurasa
Tanpa bisa berbuat apa

Kini bimbang membelai begitu mesra
Jangan-jangan tiada kebahagiaan cinta di dunia
Yang ada hanya harapan
Kelak tak akan ada lagi kesengsaraan

Sebab yang kumiliki satu
Dalam harapanku
Hanya kamu
Dalam kebahagiaanku

13 Januari 2018.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Nyata "Terbitlah Kala"

Bahagia? Sebuah mimpi yang sedang aku usahakan 14 tahun silam untuk menjadi sebuah nyata. Sebut saja namaku kala, kelas 5 SD pahitnya hidup ...