Jumat, 12 Januari 2018

PuisiKaryaKu "BangsakuBangunlah"

              "BANGSAKU BANGUNLAH"

Wahai.... Sang pemuda penerus bangsa!
Dengan niatan apa engkau hadir dimasaku?
Cukuplah dulu kita melihat pertumpahan darah.
Cukup dahulu kita menjajah dan terjajah!
Jangan, jangan lagi!
Jangan lagi kau mulai permusuhan dan perdebatan.
Jangan kau hancurkan jiwa anak bangsa.
Jangan!!
Aku takut mendengar ledakan senjata milikmu!
Aku takut, debu-debu masa lalu yang suram itu akan terulang kembali!
Ku pastikan, bahwa kutakkan bisa melihat indahnya mentari esok pagi...
Wahai pemuda...
Biarkan dunia ini beristirahat sejenak.
Hanya sejenak....
Jangan kau ganggu ketenangannya!
Mulailah hadir kembali dengan membawa segudang kedamaian.
Juga sertakan senyuman indah dari sudut bibirmu!
Tak sepantasnya kita saling menjajah!
Kita satu! Kita adalah satu!
Berpegang teguhlah pada satu tujuan.
Ciptakan kedamaian, agar dapat meraih tujuan yang satu padu...
Dariku, suara anak Bangsa..



Aceh, 14 Desember 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Nyata "Terbitlah Kala"

Bahagia? Sebuah mimpi yang sedang aku usahakan 14 tahun silam untuk menjadi sebuah nyata. Sebut saja namaku kala, kelas 5 SD pahitnya hidup ...